Laporan Kewirausahaan                                                            Medan,     Juni 2020

KEWIRAUSAHAAN MIE AYAM DAN BAKSO PAKLIK MAN
Dosen Penanggungjawab :
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si

 Oleh :
Chanty Putri Humairah          191201146
HUT 2A






 








PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2020

KATA PENGANTAR
          Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa.  Atas berkat, rahmat dan kasih-Nya Karena telah memberi pengetahuan, pengalaman, kekuatan, dan kesempatan sehingga mampu menyelesaikan laporan Kewirausahaan ini.
            Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Dosen Penanggung Jawab Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si .  Serta penulis mengucapkan terima kasih kepada pemilik usaha yang telah mengijinkan penulis untuk mewawancarai beliau.
            Penulis sangat menyadari bahwa nya laporan Kewirausahaan  ini masih banyak memiliki kekurangan, oleh karena itu penulis berharap pembaca memberikan saran dan kritik yang membangun untuk memperbaiki laporan Kewirausahaan ini.  Dan penulis berharap laporan ini dapat bermanfaat untuk para pembaca.

                                                                                                Medan,  Juni 2020




                                                                                                Penulis


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
“Kewirausahaan adalah suatu cara berpikir, menelaah, dan bertindak yang didasarkan pada peluang bisnis, pendekatan holistik, dan kepemimpinan yang seimbang” (Timmons & Spinelli, 2004: 31). Proses kewirausahaan menuntut kemauan untuk mengambil resiko dengan penuh perhitungan sehingga dapat mengatasi rintangan untuk mencapai kesuksesan yang diharapkan. Pada umumnya, wirausahawan menggunakan kecerdikannya untuk memanfaatkan sumberdaya yang terbatas.
Wirausahawan adalah seseorang yang mengembangkan produk baru atau ide baru dan membangun bisnis dengan konsep baru. Dalam hal ini, menuntut sejumlah kreativitas dan sebuah kemampuan untuk melihat pola-pola dan trend-trend yang berlaku untuk menjadi seorang wirausahawan. Namun, masih banyak yang kurang kreatif dan tidak berani mengambil resiko untuk membuka dan mengelola usaha. Kreatif dan keberanian mengambil resiko merupakan kepribadian wirausaha. Beberapa kepribadian wirausaha lainnya seperti percaya diri, berorientasi pada hasil, kepemimpinan, kerja keras, dan masih banyak lagi, akan mendukung terbentuknya sumberdaya manusia yang mampu mengelola usaha.
Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah membuka usaha makanan. Salah satu contohnya adalah membuka usaha makanan mie ayam dan bakso. Usaha mie ayam dan bakso ini dapat dilakukan dengan cara menjual dagangan secara keliling menggunakan gerobak atau menjual nya ditempat usaha.

1.2  Profil Usaha
Nama Pemilik : Pak Rahman
Tempat / Tanggal Lahir : Gunung Kidul, 05 Juni 1961
Nama Usaha : Bakso dan Mie Ayam Paklik Man
Tempat Usaha : Depan Giant Pondok Kopi, Jakarta Timur



Pak Rahman atau biasa di sapa dengan sebutan Paklil man ini memulai usaha bakso dan mie ayam pada tahun 1982 dengan berkeliling menggunakan gerobaknya di sekitaran Pondok Kopi mulai dari jam 09 pagi hingga jam 11 malam. Paklik Man membuka usaha mie ayam dan bakso secara berkeliling bertujuan untuk mencari nafkah dan membantu istrinya yang berjualan sayur di kontrakannya. Setelah beberapa tahun, Paklik Man memberanikan diri untuk menyewa tempat untuk membuka usaha mie ayam dan bakso nya, hal ini dilakukan Paklik Man atas saran dari pembeli yang menyarankan Paklik Man untuk memiliki tempat usaha nya sendiri. Dan beberapa tahun kemudian, Paklik Man berhasil membeli tempat usaha tersebut dari hasil jerih payah nya.
Modal yang di keluarkan oleh Paklik Man dalam sehari adalah Rp. 1.500.000,00 dan mendapatkan pendapatan sebesar Rp. 2.000.000,00 dalam satu hari penjualan, yang mana Paklik Man mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 500.000  setap hari nya. Keuntungan yang didapat digunakan untuk kegunaan sehari-hari dan sisa nya untuk ditabung.
Terdapat beberapa menu yang disediakan oleh Paklik Man seperti mie ayam bakso biasa, mie ayam bakso special, bakso dengan mie putih dan mie kuning, serta dapat juga meminta tambahan seperti bakso urat, bakso telor dan bakso tahu dengan bermacam varian harga muali dari 10.000 hingaa 20.000. Dalam menjalankan usaha nya, Paklik Man tidak memiliki karyawan. Paklik Man bekerja sendiri dan terkadang di bantu oleh istrinya atau keponakannya.
Paklik Man memilih membuka usaha mie ayam dan bakso ini dikarenakan beliau memiliki ketertarikan dalam membuat mie ayam dan bakso yeng memiliki rasa yang enak serta terjamin kualitas nya.


BAB II
PRESTASI DAN KIAT UNTUK SUKSES

2.1  Prestasi / Kesuksesan
Kesuksesan yang di dapat oleh Pak Rahman dalm menjalankan usaha mie ayam dan bakso nya adalah :
1.      Paklik Man telah memiliki tempat usaha sendiri
2.      Paklik Man telah memiliki rumah sendiri
3.      Paklik Man memiliki 1 cabang usaha di tempat lain. (sedang tutup, karena belum memiliki karyawan yang cukup).

2.2  Kiat Sukses
Ada beberapa kiat sukses yang dilakukan oleh Pak Rahman, yaitu :
1.      Memiliki ketetapan hati dalam menjalankan usaha. Meyakinkan diri sendiri bahwa mampu untuk menjalankan usaha tersebut .
2.      Mendalami atau menekuni keahlian dalam be usaha. Seperti menekuni cara membuat bakso yang memiliki rasa yang enak.
3.      Selalu berdoa sebelum memulai membuka usaha. Semoga di berikan kelancaran dalam menjalankan usahanya.
4.      Dapat menerima saran yang diberikan oleh pelanggan terkait usaha nya.
5.      Selalu sabar dalam menjalani usaha nya.

BAB III
USAHA MENGHADAPI PANDEMI COVID-19

3.1  Usaha Yang Dilakukan Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19
Dalam menghadapi pandemic Covid-19 ini, Paklik Man memperlakukan usaha nya dengan membuka satu hari usaha kemudian menutup satu hari usaha, hal ini diakukan secara bergantian. Kemudian Paklik Man hanya memberikan satu kursi saja pasa setiap meja, hal ini membuat kebanyakan pembeli lebih memilih untuk membeli dan kemudian makan dirumah saja. Pada hari Juma’t tanggal 5 juni 2020, Jakarta telah memperlakukan masa transisi. Hal ini membuat Paklik Man membuka kembali usaha nya namun demikian Paklil Man tetap tidak mengijinkan pembeli nya untuk terlalu lama menghabiskan waktu di dalam tempat usahanya, hal ini dilakukan untuk mencegah ada nya hal yang tidak diinginkan.
Paklik Man mengatakan bahwa selama pandemic Covid-19 mengalami penurunan pemasukan karena harus membuka dan menutup tempat usaha. Namun hal ini harus dilakukan Paklik Man untuk mengindari dan mengatasi hal yang tidak diinginkan selama Pandemi Covud – 19 ini.




BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang di dapat adalah Paklik Man menjual beberapa menu mie ayam dan bakso dengan beberapa varian harga dan dapat mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 500.000 perhari nya. Paklik Man menerapkan beberapa kiat sukses seperti menekuni keahliannya dalam membuat mie ayam dan bakso. Selalu dapat menerima saran dari pembeli dan memperbaiki kesalahannya.
4.2 Saran
Saran untuk usaha Mie ayam dan Bakso Paklik Man adalah dengan adanya karyawan sehingga tidak terlalu lama menunggu makanan yang akan di sajikan. Memperluas tempat usaha agar semakin banyak pembeli yang akan datang.
Diharapkan kepada pembaca agar dapat mengambil atau mempelajari kiat sukses yang dilakukan oleh Paklik Man. Diharapkan pembaca juga dapat menerapkan kiat sukses beliau, serta tidak takut untuk membuka usaha sendiri.

Komentar

Posting Komentar